Jumat, 05 Oktober 2012

Getuk Goreng Khas Jawa Tengah


      Indonesia kaya akan raga budaya, bahasa, serta makanan khasnya dari tiap daerah. Sekarang saya akan membahas makanan yang juga menjadi khas sebagai oleh-oleh dari Jawa Tengah, yaitu Getuk Goreng.
Yogyakarta boleh punya bakpia, Semarang punya lumpia, tapi Sokaraja punya getuk goreng. Sokaraja merupakan kota kecil yang  terletak sekitar 7 km timur Kota Purwokerto, kabupaten Banyumas.  Kota yang masyarakatnya menggunakan bahasa Jawa dengan dialek Banyumasan atau ngapak ini memang dikenal sebagai pusat oleh-oleh getuk goreng. Bagi anda yang pernah melewati jalur utama selatan Jakarta-Bandung-Jogjakarta-Wonosobo pasti pernah melihat sejumlah pedagang yang menjajakan oleh-oleh getuk goreng. Salah satu kawasan yang menjadi pusat oleh – oleh ada di disepanjang Jl. Jenderal Sudirman Sokaraja.
Biasanya saat musim liburan sekolah, tahun baru, dan menjelang atau sesudah lebaran, kawasan ini ramai dipadati wisatawan yang ingin membeli getuk goreng sebagai oleh-oleh untuk keluarga dan teman. Getuk goreng memang cocok untuk oleh-oleh karena dapat disimpan atau bertahan hingga sepuluh hari. Pemilihan besek sebagai kemasan menjadikan getuk goreng sebagai oleh-oleh yang menarik dan unik. Getuk goreng Sokaraja dijual Rp 7.000/besek kecil berisi kurang lebih 4 ons. Ingin getuk yang hangat? bisa saja. Pedagang akan melayani permintaan pembeli dengan senang hati. Getuk bisa digoreng mendadak sehingga anda bisa langsung mencicipinya selagi hangat. Ada cerita unik dibalik nama besar getuk goreng. Penemuan makanan khas getuk Sokaraja ini justru berawal dari ketidak sengajaan Pak Sanpringad, seorang penjual nasi keliling yang juga membuat getuk basah sebagai salah satu dagangannya.

     Gambar Getuk Goreng :







Bahan:
  1. 1 kg Singkong, kupas dan buang sabut tengahnya.
  2. 250 gr gula jawa, iris halus
  3. 75 gr tepung beras
  4. 1 sdm terigu
  5. Garam
  6. minyak goreng
Cara membuatnya:
  1. Potong-potong singkong dan rebus atau kukus hingga masak.
  2. Gula jawa dengan sedikit air direbus hingga lumat dan tercampur rata.
  3. Panas-panas lumatkan singkong dan beri gula sedikit demi sedikit hingga tercampur rata.
  4. Ratakan singkong di atas nampan, setebal 2 cm dan potong-potong kotak 4 x 5 cm
  5. Campur tepung beras, terigu, garam, dan air secukupnya hingga menjadi adonan yang agak kental.
  6. Panaskan minyak dan celupkan getuk ke adonan terigu sebelum digoreng.
  7. Goreng hingga kekuningan dan angkat.


Jangan lupa membeli getuk goreng ini, bila anda melewati jalur utama selatan Jakarta-Bandung-Jogjakarta-Wonosobo. Dan jangan lupa juga membeli Dawet asli sokaraja yang menurut saya enak, tidak ada yang menyamai enaknya dari daerah asalnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar